Kenapa ada Ujian?

Sebagai makhluk Allah, kita memang tak akan lari dari diduga dan diuji. Kadang-kala, kita sendiri tak sedar yang kita sedang diuji. Semua perkara yang berlaku adalah ujian. Hatta, kenikmatan yang kita rasa gembira dengannya pun, adalah ujian Allah kepada hamba-hambaNya yang beriman.


Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cubaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cubaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Surah al-Baqarah:214)
Oleh itu, kita mestilah kembali kepada Allah dalam menghadapi segala ujian.

Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. (Surah Ali 'Imran:173)
Dengan ujian lah, Allah mengenal hamba-hambaNya. Dengan ujian juga cara Allah memanggil hamba-hambaNya yang dirindui. Oleh itu, kenapa kita harus mengeluh dengannya? Setiap yang terjadi, pasti ada hikmahnya.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu (Surah al-Baqarah:216)

Kami jelaskan yang demikian itu supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNya kepada kamu. (Surah al-Hadid:23)

Allah tidak pernah menimpakan sesuatu yang tidak tertanggung oleh hambaNya. Kenapa kita harus merintih? Kita sepatutnya bersyukur, kerana kita antara yang terpilih untuk mendapat kasihNya.


0 comments: